Selasa, 22 Maret 2016

First Time Go To Abroad

Dimana ada kemauan disitu ada jalan
Man Jadda Wajada, barangsiapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses
Man sara ala darbi washala, siapa yang berjalan di jalannya akan sampai ketujuan
Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi
Jangan menunggu sukses baru bersyukur, tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu
Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah, KAMU PASTI BISA!

Kata-kata itulah yang selalu menghiasi hari-hari ku. Kata-kata itu lah yang menjadi motivasi dalam diriku untuk terus berusaha dan jangan menyerah. Kata yang menghiasi dinding kamarku, untuk selalu mengingatkanku waktu sangat berharga untuk dilewati dengan sia-sia. Kata-kata yang telah kukumpulkan sejak SMA, sejak aku mulai mengenal arti hidup sebenarnya, arti perjuangan, dan arti kesuksesan.

Tidak ada pencapaian yang didapat dengan Cuma-Cuma, semua butuh proses dan perjuangan. Proses yang panjang dan berliku, kadang hanya lurus, dan kadang penuh lika-liku dan hambatan. Tapi yakinlah, nikmati proses tersebut, karena optimislah kita punya tujuan, dan jalan tersebut harus ditempuh kalau ingin mencapainya.

Luar Negeri merupakan salah satu mimpi besarku sejak masih SMA, dan kota Dubai adalah Negara yang sangat kudambakan sejak aku masih duduk di kelas 3 SMA. Semua ini terinspirasi dari salah satu saudaraku yang keluar negeri, dialah yang sering mengajarkan ku arti kehidupan sedikti demi sedikit, sehingga membuatku mulai mengerti lebih dewasa dalam menghadapi kehidupan.

Dubai memang kota pertama yang ku injak di luar negeri, dan tentunya pengalaman ini sangat berkesan dan tak kan terlupakan. Sebelumnya aku hanya bermimpi untuk bisa keluar negeri, namun aku tidak tahu bagaimana mewujudkannya. Tapi aku selalu yakin dengan kata-kata semua berawal dari mimpi dan selalu percaya dengan keajaiban dari mimpi asal kita punya usaha untuk terus berjalan mencapai mimpi itu. Karena itu lah aku selalu menuliskan mimpi-mimpiku dikamar untuk menjadi motivasiku disetiap hari.
Setelah lulus SMA, aku melanjutkan kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia. Dari awal ospek yang kucari adalah organisasi yang berkaitan dengan karya tulis. Karena inspiratorku selalu mengatakan kalau kita harus aktif di kuliah, carilah organisasi yang membuatmu maju yaitu karya tulis. Setelah pengenalan ukm, aku mengenal SMART (Scientific Medical Activities of Research and Technology) FKUII suatu organisasi yang mendorong kita untuk terus berkarya. Dari sini aku mulai belajar menulis, dimana saat itu pengetahuanku tentang menulis masih kosong. Awalnya memang tak mudah untuk membuat sebuah tulisan, namun kata-kata diatas selalu mendorongku untuk selalu berusaha dan yakin tidak ada usaha yang sia-sia. Setelah beberapa bulan, mimpiku terus membakar semangatku untuk terus berusaha mencapai mimpi itu, hingga aku mengenal LABMA (Laboratorium Mahasiswa) UII. Organisasi yang juga berkaitan dengan penelitian, sejalan dengan mimpiku untuk bisa keluar negeri melalui prestasi yaitu salah satunya karya tulis. Namun hingga saat itu aku masih penasaran bagaimana untuk mewujudkan mimpiku itu, sampai pada akhirnya aku masuk ke sebuah komunitas bahasa yaitu CLI (Central Language Improvement) dimana selain kita bisa meningkatkan kemampuan bahasa asing, kita juga selalu termotivasi oleh atmosfer lingkungan kita untuk bisa keluar negeri. Waktu demi waktu terus berjalan, dan semakin kesini jalan untuk mencapai mimpi itu semakin terbuka.  aku mulai mengerti bagaimana cara mewujudkan mimpi itu, perlahan-lahan aku coba satu persatu membuka pintu mimpi itu. namun berkali-kali juga gagal. Sampai pada saat liburan semester 3 aku terus melakukan penelitian bersama teman-temanku dan akhirnya ada satu pintu yang terbuka. Yaitu pintu untuk ke Dubai
Namun untuk mencapainya tidak semudah yang dibayangkan, banyak lika-liku yang harus dilewati, banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Hingga sampailah pada tanggal 22 Februari 2016 aku dan teman-temanku berangkat ke Dubaaai. Disinilah pengalaman pertamaku keluar negeri, kota yang sangat kuidamkan sejak SMA.
Hari pertama saat kami sampai di Dubai, kami langsung dijemput oleh saudara temanku dan langsung melihatkan kepada kami Burj Khalifa, gedung tertinggi di dunia. Burj khalifa yang selalu menjadi motivasiku untuk tidak menyerah dalam usahaku. Mungkin kesenanganku tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata, aku hanya bisa bersyukur dengan nikmat Allah SWT. Kenikmatan yang seharusnya bisa membuatku lebih dekat dengan-Nya dan selalu bersyukur dengan apa yang ku punya. Kami langsung nginap di Apartment mereka dengan pemandangan dari atas yang begitu indah.
Hari kedua kami mulai perjalanan kami, yaitu mengikuti konfrensi hingga sore hari. Aku mulai mengenal orang dari berbagai penjuru dunia dan disini aku bisa merasakan canda tawa bersama orang dari luar sana, aku bisa mengenal mereka, dan aku bisa mengerti kehidupan mereka di Negara masing-masing. Setelah selesai konfrensi hari pertama kami langsung pergi ke Mall of Emirates dan menikmati pemandangan didalamnya. Setelah itu kami pulang dengan menggunakan Train dan berjalan dari stasiun ke apartment. Pemandangan yang kami lewati sangat indah, karena pada malam hari kami bisa melihat gemerlap cahaya Dubai yang sangat menawan.
Hari Ketiga, kami datang lagi ketempat konfrensi dan pada hari ini aku presentasi pertamaku di internasional. Setelah selesai kami pulang dan langsung menuju Burj Khalifa, tempat impianku sejak dahulu. Kami menikmatinya hingga malam hari, sampai munculnya dancing fountain yang menurutku sangat luar biasa. Aku begitu speechless melihat keindahannya dan waaww. Harapanku, aku bisa kembali lagi ditempat itu suatu saat. Ketika malam hari kami menikmati dubai mall yang lokasinya memang satu tempat dengan Burj Khalifa.
Hari keempat kami pergi ke Burj Al-arab dan menikmati keindahannya yang kebetulan letaknya ditepi pantai yang sangat indah. Setelah itu ditemani saudara temanku, kami langsung menuju Palm Island dan atlantis. Setelah itu kami menuju ke dessert dan menikmatinya hingga malam hari yaitu dengan naik unta, bermain dengan burung hantu, serta pasar malam yang begitu berkesan.
Pada hari terakhir, kami berkeliling di Dubai Marina serta menuju ke Jumaerah Beach Resident. Semua yang kami lewati begitu indah, semua bangunan disana selalu menampilkan khas dan kemawahan tersendiri. Dari sini aku hanya bisa bersyukur kepada Allah SWT, dan selalu optimis karena tidak ada yang tidak mungkin menurut Allah SWT. Bermimpilah, karena setiap perkataanmu akan dituliskan oleh malaikat dan yakin suatu saat kamu bisa mencapai mimpi itu dengan tekad yang kuat.


Jangan takut bermimpi, dan selalu bersyukur dengan apa yang kamu punya :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

warsawa :)

24 Juni 2017 Pagi ini kami telah sampai di kota yang berbeda, yaa kami sampai di warsawa, ibukota Polandia. Kedatangan kami di jemput ...