Dimana ada kemauan disitu ada jalan
Man Jadda Wajada, barangsiapa yang
bersungguh-sungguh pasti sukses
Man sara ala darbi washala, siapa
yang berjalan di jalannya akan sampai ketujuan
Jangan menunggu termotivasi baru
bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi
Jangan menunggu sukses baru
bersyukur, tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu
Jangan menunggu bisa baru
melakukan, tapi lakukanlah, KAMU PASTI BISA!
Kata-kata itulah yang selalu menghiasi hari-hari ku. Kata-kata itu lah yang menjadi motivasi dalam diriku untuk terus berusaha dan jangan menyerah. Kata yang menghiasi dinding kamarku, untuk selalu mengingatkanku waktu sangat berharga untuk dilewati dengan sia-sia. Kata-kata yang telah kukumpulkan sejak SMA, sejak aku mulai mengenal arti hidup sebenarnya, arti perjuangan, dan arti kesuksesan.
Tidak ada pencapaian yang didapat dengan Cuma-Cuma, semua butuh proses dan perjuangan. Proses yang panjang dan berliku, kadang hanya lurus, dan kadang penuh lika-liku dan hambatan. Tapi yakinlah, nikmati proses tersebut, karena optimislah kita punya tujuan, dan jalan tersebut harus ditempuh kalau ingin mencapainya.
Luar Negeri merupakan salah satu mimpi besarku sejak masih SMA, dan kota Dubai adalah Negara yang sangat kudambakan sejak aku masih duduk di kelas 3 SMA. Semua ini terinspirasi dari salah satu saudaraku yang keluar negeri, dialah yang sering mengajarkan ku arti kehidupan sedikti demi sedikit, sehingga membuatku mulai mengerti lebih dewasa dalam menghadapi kehidupan.
Dubai memang kota pertama yang ku injak di luar negeri, dan tentunya pengalaman ini sangat berkesan dan tak kan terlupakan. Sebelumnya aku hanya bermimpi untuk bisa keluar negeri, namun aku tidak tahu bagaimana mewujudkannya. Tapi aku selalu yakin dengan kata-kata semua berawal dari mimpi dan selalu percaya dengan keajaiban dari mimpi asal kita punya usaha untuk terus berjalan mencapai mimpi itu. Karena itu lah aku selalu menuliskan mimpi-mimpiku dikamar untuk menjadi motivasiku disetiap hari.
Setelah
lulus SMA, aku melanjutkan kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Islam
Indonesia. Dari awal ospek yang kucari adalah organisasi yang berkaitan dengan
karya tulis. Karena inspiratorku selalu mengatakan kalau kita harus aktif di
kuliah, carilah organisasi yang membuatmu maju yaitu karya tulis. Setelah
pengenalan ukm, aku mengenal SMART (Scientific
Medical Activities of Research and Technology) FKUII suatu organisasi yang
mendorong kita untuk terus berkarya. Dari sini aku mulai belajar menulis,
dimana saat itu pengetahuanku tentang menulis masih kosong. Awalnya memang tak
mudah untuk membuat sebuah tulisan, namun kata-kata diatas selalu mendorongku
untuk selalu berusaha dan yakin tidak ada usaha yang sia-sia. Setelah beberapa
bulan, mimpiku terus membakar semangatku untuk terus berusaha mencapai mimpi
itu, hingga aku mengenal LABMA (Laboratorium Mahasiswa) UII. Organisasi yang
juga berkaitan dengan penelitian, sejalan dengan mimpiku untuk bisa keluar
negeri melalui prestasi yaitu salah satunya karya tulis. Namun hingga saat itu
aku masih penasaran bagaimana untuk mewujudkan mimpiku itu, sampai pada
akhirnya aku masuk ke sebuah komunitas bahasa yaitu CLI (Central Language Improvement) dimana selain kita bisa meningkatkan
kemampuan bahasa asing, kita juga selalu termotivasi oleh atmosfer lingkungan
kita untuk bisa keluar negeri. Waktu demi waktu terus berjalan, dan semakin
kesini jalan untuk mencapai mimpi itu semakin terbuka. aku mulai mengerti bagaimana cara mewujudkan
mimpi itu, perlahan-lahan aku coba satu persatu membuka pintu mimpi itu. namun
berkali-kali juga gagal. Sampai pada saat liburan semester 3 aku terus
melakukan penelitian bersama teman-temanku dan akhirnya ada satu pintu yang
terbuka. Yaitu pintu untuk ke Dubai
Namun untuk
mencapainya tidak semudah yang dibayangkan, banyak lika-liku yang harus
dilewati, banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Hingga sampailah pada tanggal
22 Februari 2016 aku dan teman-temanku berangkat ke Dubaaai. Disinilah
pengalaman pertamaku keluar negeri, kota yang sangat kuidamkan sejak SMA.
Hari pertama
saat kami sampai di Dubai, kami langsung dijemput oleh saudara temanku dan
langsung melihatkan kepada kami Burj Khalifa, gedung tertinggi di dunia. Burj
khalifa yang selalu menjadi motivasiku untuk tidak menyerah dalam usahaku.
Mungkin kesenanganku tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata, aku hanya bisa
bersyukur dengan nikmat Allah SWT. Kenikmatan yang seharusnya bisa membuatku
lebih dekat dengan-Nya dan selalu bersyukur dengan apa yang ku punya. Kami
langsung nginap di Apartment mereka dengan pemandangan dari atas yang begitu
indah.
Hari kedua
kami mulai perjalanan kami, yaitu mengikuti konfrensi hingga sore hari. Aku
mulai mengenal orang dari berbagai penjuru dunia dan disini aku bisa merasakan
canda tawa bersama orang dari luar sana, aku bisa mengenal mereka, dan aku bisa
mengerti kehidupan mereka di Negara masing-masing. Setelah selesai konfrensi
hari pertama kami langsung pergi ke Mall of Emirates dan menikmati pemandangan
didalamnya. Setelah itu kami pulang dengan menggunakan Train dan berjalan dari stasiun ke apartment. Pemandangan yang kami
lewati sangat indah, karena pada malam hari kami bisa melihat gemerlap cahaya
Dubai yang sangat menawan.
Hari
Ketiga, kami datang lagi ketempat konfrensi dan pada hari ini aku presentasi
pertamaku di internasional. Setelah selesai kami pulang dan langsung menuju
Burj Khalifa, tempat impianku sejak dahulu. Kami menikmatinya hingga malam
hari, sampai munculnya dancing fountain
yang menurutku sangat luar biasa. Aku begitu speechless melihat keindahannya dan waaww. Harapanku, aku bisa
kembali lagi ditempat itu suatu saat. Ketika malam hari kami menikmati dubai
mall yang lokasinya memang satu tempat dengan Burj Khalifa.
Hari
keempat kami pergi ke Burj Al-arab dan menikmati keindahannya yang kebetulan
letaknya ditepi pantai yang sangat indah. Setelah itu ditemani saudara temanku,
kami langsung menuju Palm Island dan
atlantis. Setelah itu kami menuju ke dessert dan menikmatinya hingga malam hari
yaitu dengan naik unta, bermain dengan burung hantu, serta pasar malam yang begitu
berkesan.
Pada hari
terakhir, kami berkeliling di Dubai Marina serta menuju ke Jumaerah Beach Resident. Semua yang kami lewati begitu indah, semua
bangunan disana selalu menampilkan khas dan kemawahan tersendiri. Dari sini aku
hanya bisa bersyukur kepada Allah SWT, dan selalu optimis karena tidak ada yang
tidak mungkin menurut Allah SWT. Bermimpilah, karena setiap perkataanmu akan
dituliskan oleh malaikat dan yakin suatu saat kamu bisa mencapai mimpi itu
dengan tekad yang kuat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar