Minggu, 29 Oktober 2017

Preparation for Visa Europe

Ternyata diterimanya kami untuk mengikuti lomba ini bukan berarti langkah untuk berangkat tinggal selangkah lagi, tapi begitu banyaak halang rintang yang harus kami lalui, salah satunya visa.

Menurutku visa eropa merupakan visa dengan persyaratan yang lumayan ribet dan harus mempersipkannya sejak jauh-jauh hari, serta harus matang. Setelah ini akan ku ceritakan secara detail yaa gimana proses pembuatan visa kami, dan bagaimana cara-cara yang kami lakukan agar bisa lolos.

Pertama-tama pelajarin dulu syarat visa. Visa untuk ke eropa itu ada 2 macam yaitu visa nasional dan visa Schengen. Bedanya apa? Jadi, visa nasional itu ialah visa yang digunakan hanya untuk 1 negara di eropa. Misalnya, jika kamu mau ke polandia, yaudah visa itu hanya berlaku untuk di negara polandia. Kalau visa Schengen adalah visa yang bisa digunakan untuk semua negara yang termasuk dalam uni-eropa. Untuk negaranya bisa dicari sendiri yaaa apa saja.  Jadi disini saya pengen ceritain gimana pembuatan visa Schengen, karena kemarin yang saya gunakan ialah visa Schengen. So bagi kalian yang ingin membuat visa, kenalin dan pelajarin terlebih dahulu ya tujuan kalian pergi, berapa lama, dan putuskan mau menggunakan visa jenis apa.

Visa Schengen bisa di buat di kedutaan apapun yang termasuk kedalam list nya, tapi ada beberapa pertimbangan, yaitu lama tinggal, kedatangan pertama kali, dan negara tujuan utamanya apa. Jadi kedua, putuskan sebenar-benar nya di kedutaan mana kalian akan membuat visa tersebut, karena itu akan sangat menentukan diterima atau tidaknya visa kalian.

Kalo sudah memutuskan mau visa Schengen dan memilih kedutaan apa yang pas untuk kalian maka selanjutnya lakukan pendaftaran. Karena kemarin saya daftar di kedutaan Polandia, jadi saya akan menceritakan tentang syarat-syarat pembuatan visa Schengen di kedutaan Polandia. Sekali lagi, setiap negara punya ketentuan yang berbeda, jadi ikuti syarat sesuai negara yg kamu pilih dalam pembuatan visanya yaa..

Untuk pendaftaran dan ketentuan lengkap mengenai pembuatan visa Schengen di kedutaan Polandia, kalian bisa lihat disini yang merupakan web resmi kedutaan Polandia. http://www.dzakarta.msz.gov.pl/en/consular_information/visas/
Silahkan dipelajari sejelas-jelasnya yaa, se detail-detailnya, semua syarat yang tertulis harus diikuti jangan ada yg tertinggal, karena kalau ada yang tertinggal, sesampainya di kedutaannya akan percuma, kalian akan diusir. Jadi namanya di kedutaan itu peraturan sangat ketat, sulit untuk mendapatkan toleransi. Usahakan daftar secepatnya dan bikin appointment disitu, kemudian kalian bisa datang ke kedutaan dengan membawa semua syarat pada hari dan tanggal yang sesuai dengan appointment kalian, karena kalau tidak sesuai dengan hari dan tanggal appointment kalian juga akan diusir. Jangan lupa registration form nya di print, karena disitu akan ada barcode yang merupakan kunci kalian untuk bisa masuk kedalam kedutaan.

Setelah dipelajari apa saja syarat visanya dan sudah registrasi, yg tentunya bikin appointment nya harus dipertimbangkan kapan kalian bisa kesana, dan pastikan saat appointment semua syarat sudah beres dan tinggal dibawa ke kedutaan. Karena untuk persiapan syaratnya menurutku lumayan memakan waktu, so kalian harus pertimbangkan benar-benar hal itu. Terus syaratnya akan saya bahas satu per satu yaa...

1. Formulir Permohonan Visa
Jadi ini adalah registration form setelah kalian ngisih semua data dan bikin appointment, formulir permohonan akan otomatis dapat jika registrasi kalian benar, karena registration form itu akan dikirim melalui email kalian. Kemudian print ya jangan lupa serta bubuhkan foto di kanan atas.

2. Passport yang harus memenuhi kriteria
Tentunya sebelum memikirkan visa, kalian harus sudah punya passport. Jadi saran saya, sebelum kalian punya target ingin pergi keluar negeri mulailah bikin passport, walaupun pada saat itu belum negara tujuan. Karena dengan passport kalian akan termotivasi untuk mengisi lembaran-lembaran kosong di passport dengan cap berbagai negara. Selain itu mungkin dengan banyaknya pengalaman kalian pergi ke negara lain atau apalagi ada riwayat pergi ke eropa sebelumnya, maka itu akan lebih mempermudah permohonan visa kalian. Untuk syarat passport bisa di pelajari sendiri ya di link yang sudah kukirim diatas.

3. Asuransi kesehatan dan perjalanan
Asuransi ini berbeda dengan asuransi kesehatan pada umumnya seperti askes, BPJS, dll. Asuransi yang dimaksud disini adalah asuransi perjalanan selama di Eropa. Contoh asuransi nya ialah Zurich, AXA, AIG, dan banyak lagi. Saya sendiri kemarin menggunakan asuransi Zurich, karena di jogja kebetulan itu yang paling dekat. Untuk biaya asuransi ini tergantung dari lamanya kamu di eropa, karena ketika menambah hari maka biayanya juga akan bertambah. Asuransi saya kemarin berlaku selama kurang lebih 8 hari itu seharga Rp. 370.000,00 per orangnya. Karena nanti disana akan ada pilihan harga dan tentunya akan menentukan fasilitas yang didapat.

4. Foto
Foto untuk persayaratan visa juga tidak sembarangan, foto dengan background putih ukuran 3,5 x 4,5 cm dan focus pada wajah, yaitu sekitar 80% dari pas foto.

5. Biaya Visa
Untuk biaya visa biasanya berubah-ubah tergantung waktunya, saat saya menulis ini biaya visa di kedutaan Polandia ialah Rp. 900.000,00. Pembayaran menggunakan uang rupiah.

6. Data tambahan:
a.    Bukti Finansial
                                          i.    Surat keterangan mahasiswa
Mintalah sura keterangan mahasiwa dari universitas kamu yang ditandatangani oleh rektor atau direktur bidang kemahasiswaan, atau boleh dari dekkan,yang penting surat keterangan mahasiwa. Lebih baik sediakan yang berbahasa Indonesia dan yang berbahasa inggris. Tapi pengalaman saya sendiri kemarin cukup berbahasa Indonesia tidak masalah.

                                        ii.    Fotokopi tabungan dalam kurun waktu 3 bulan terakhir
Print saja rekening koran dalam jangka waktu sekitar 3 bulan terakhir, dan usahakan didalamnya ada saldo minimal. Kalo saya sendiri kemarin menyisakan saldo 25 juta rupiah untuk tabungan saya yang kemudian tercetak di rekening koran. Usahakan saldo tersebut bukan secara tiba-tiba masuk, karena itu bisa membuat orang kedutaan curiga. Jadi akan lebih baik misalnya berangsur-angsur masuk kedalam tabungan hingga mencapai saldo minimal. Tapi saldo minimal tidak ada ketentuan dari kedutaan, tapi asumsikan saja minimal 70 euro sehari, maka selanjutnya saldo minimal harus dihitung sesuai berapa lama kalian akan tinggal di eropa.

                                       iii.    KK, KTP, KTM, Akte Kelahiran
Kalau ini cukup fotokopiannya saja, karena semua dokumen yang masuk tidak akan kembali ke kita kecuali passport dan visa yang sudah ditempel didalam passportnya. Jadi semua berkas asli boleh dibawa tapi jangan dimasukkan, tunjukkan jika hanya diminta.

b.    Tiket Pesawat dan Rencana Perjalanan
Tiket pesawat disini boleh hanya berupa bookingan. Dan rencana perjalanan sebaiknya bikin sedetail mungkin, sehingga saat ditanya petugas kedutaan mengenai rencana perjalanan, kalian bisa menjawab dengan mantap. Karena pengalaman saya sendiri, saya ditanya mengapa memilih turun di belanda tapi membuat visa di kedutaan Polandia, sehingga jawaban-jawaban seperti itu harus disiapkan secara matang dan mantap ketika menjawab, karena itu bisa menentukan juga aplikasi kalian diterima atau tidak. Dibawah ini akan saya lampirkan contoh itinerary saya untuk persiapan visa ke eropa kemarin.
Visa Schengen ini berlaku hanya 90 hari sehingga itinerary ini juga untuk memastikan bahwa perjalanan kalian tidak melebihi 90 hari.

c.    Bukti tujuan perjalanan

Ini adalah bukti yang menunjukkan kenapa kalian harus pergi ke negara tersebut. Pengalaman saya pribadi, saya pergi ke Polandia tujuannya untuk mengikuti suatu perlombaan sehingga bukti yang saya berikan ialah LoA dari event tersebut.




contoh itinerary selama di eropa


Itinerary Europe
Period 20 June till 27 June 2017

My Identity:
Name              :
Passport no    :
Passport exp  :
Age                 :
Occupation    :
Day
Date
(June, 2017)
Time
(Local)
City, Country
Category
Description
1.
20
20.45 – 09.40
Jakarta (CGK) -Amsterdam (Schipol)
Flight by Turkish airlines
Jakarta – istanbul (20.45-04.55)
Istanbul – Amsterdam (07.05 - .9.40)
2.
21
10.00 – 17.00
Amsterdam, netherlands
arrived
Travelling on amsterdam


18.40 – 23.50
Amsterdam (schipol) – Katowice (Pyrzowice)
Flight by vueling airlines and wizz air
Amsterdam – London (Luton) (18.40 – 18.55)
London – Katowice (Pyrzowice) (20.35 – 23.50)


00.00-07.00
Katowice, Poland
Check in hotel
Rest
Hostel Katowice Centrum
At Ul. Andrzja 19, 40 – 061 Katowice, Poland

Prepare for competition
3.
22
08.00 – 19.30
Katowice, Poland
Competition
Katowice International Conference Centre


20.00-07.00
Katowice, Poland
rest
Hostel Katowice Centrum
At Ul. Andrzja 19, 40 – 061 Katowice, Poland
4.
23
08.00 – 19.30
Katowice, Poland
Competition
Katowice International Conference Centre


20.00-07.00
Katowice, Poland
Rest
Hostel Katowice Centrum
At Ul. Andrzja 19, 40 – 061 Katowice, Poland
5.
24
09.00 – 17.00
Katowice, Poland
Check out hotel
Hostel Katowice Centrum
At Ul. Andrzja 19, 40 – 061 Katowice, Poland

Travelling poland


18.40 – 10.10
Katowice (Pyrzowice) – Berlin (TXL)
Flight by Lufthansa cityline and swiss airlines
Katowice (Pyrzowice) – Frankfurt (FRA) (18.40 – 20.15)
Frankfurt – Zurich (Zurich airport) (06.40 – 07.35)
Zurich – Berlin (TXL) (08.50 – 10.10)
6.
25
10.30 – 15.00
Berlin, Germany
Arrived
Travelling on berlin


16.35 – 19.45
Berlin-Paris
Flight by air berlin and eurowings
Berlin – Dusseldorf (16.35 – 17.45)
Dusseldorf – paris (18.35 – 19.45)


20.00 – 06.00
Paris, France
Arrived,
Check in,
Rest
Hotel Delarc
7 rue Du Colisee 8th arr, 75008 Paris, France
7.
26
06.00 – 13.00
Paris , France
Check out
Hotel Delarc
7 rue Du Colisee 8th arr, 75008 Paris, France

Travelling on Paris


14.49 – 08.25
Paris -> amsterdam
Flight by 2C airlines and HOP airlines
Paris – Nantes ( 14.49 – 17.55)
Nantes – Amsterdam (schipol airport) ( 06.50 – 08.25)
8.
27
09.00 – 10.00
Amsterdam, Netherlands
Arrived on Amsterdam, schipol airport



11.10 – 18.00
Amsterdam à Jakarta
Flight by Turkish Airlines
Amsterdam – Istanbul (11.10 – 15.40)
Istanbul – Jakarta (02.10 -18.00)

28
18.00
Jakarta, Indonesia
Arrived


Destination place each country
Amsterdam    : keukenhoff, rijiksmuseum, Amsterdam university
Poland            : medical university of Silesia
Berlin             : bredenburg gate
Paris               : Eiffel tower, louvre pyramids, arc de thrompe, point neuf


Untuk mengurus visa schengen di kedutaan Polandia membutuhkan waktu minimal 15 hari. pengalaman saya sendiri waktu itu, mengurus visa sebulan sebelum keberangkatan, tapi ternyata pergi pertama kami di usir dan rasanya itu :((
Mengapa diusir? karena saat itu kami tidak membawa formulir permohonan visa, jadi jelas untuk masuk saja kami tidak dibolehkan. pertama kali pergi itu kami tidak mengetahui tentang persyaratan yang seharusnya, karena saat itu kami hanya mengikuti panitia perlombaan kami cabang Indonesia yang menurut kami mereka sudah profesional dalam mengurusi hal-hal seperti ini. sehingga kami tidak lagi mengecek ke lain untuk memastikan syarat-syarat yang harus kami bawa. 
ternyata sesampainya disana, masih sangat banyak syarat yang kurang seperti rekening korang yang belum sampai saldo minimal, asuransi perjalanan yang benar, foto yang belum sesuai aturan, dan lain lain

Bagi kami yang merupakan seorang mahasiswa, dimana sudah sangat sulit menemukan waktu yang pas agar bisa mengorbankan waktu kuliah, tutorial tapi tetap tidak mengorbankan nilai, dengan budget kami yang lagi-lagi harus terbuang karena harus pergi lagi ke Jakarta untuk mengurus visa yang gagal kemarin itu merupakan tamparan keras, sehingga saat pulang dari Jakarta kami langsung membuat strategi dengan melengkapi seluruh persyaratan visa dan itu cukup membuat panik karena appointment yang tiba-tiba penuh sampai di hari yang sangat dekat dengan hari keberangkatan kami. Akhirnya memang kami kembali ke Jakarta untuk mengurus visa lagi ialah kurang dari 2 minggu dari hari keberangkatan dan itu artinya kami terancam tidak jadi berangkat karena visa yang belum jadi, padahal waktu perlombaanya hanya tinggal seminggu lebih. Jadi usaha kami ialah dengan sering memfollow up kedutaan serta meminta bantuan follow up dari panitia cabang Indonesia. Dan Alhamdulillah kurang lebih seminggu visa kami jadi dan pengambilan visa harus kita lansung datang ke kedutaan, ya dan lagi-lagi kami harus kembali ke Jakarta untuk mengambil visa.


Pertanyaan lainnya ialah apakah pembuatan visa bisa di wakilkan? Jawabannya tidak, karena saat sampai di kedutaan akan ada sedikit interview dan sidik jari sehingga harus applicant langsung yang datang kesana.

okee, sekian tulisan saya ini semoga dapat membantu kalian-kalian yang lagi membutuhkan referensi mengenai persiapan visa schengen. Karena tulisan ini juga merupakan janji saya saat saat perjuangan untuk mendapatkan visa, dan saat itu saya dan teman saya berjanji pada diri sendiri setelah ini saya juga akan menuliskan tentang pengalaman ini, why? karena yang saya rasakan ialah informasi seperti ini sangaat berguna dalam menentukan pilihan, dan saya ingin berbagi sedikit untuk memberi manfaat ke orang lain.

Intinya saat mulai lelah, ingatlah kembali ke niat awal, dan niatkan untuk Allah, percaya selalu ada Allah, percaya akan selalu ada pertolongan Allah, jadi tugas kita hanya berusaha sampai titik penghabisan, dan lihatlah keajaiban itu datang. Akhirnya hikmahnya cobaan cobaan tersebut malah akan membuat kita lebih dekat dengan Allah, karena nikmat akan jauh terasa lebih nikmat jika datangnya disaat kita sedang benar-benar membutuhkan itu. 

warsawa :)

24 Juni 2017 Pagi ini kami telah sampai di kota yang berbeda, yaa kami sampai di warsawa, ibukota Polandia. Kedatangan kami di jemput ...